Bonsai Wahong   5 comments

Wahong adalah sebuah pohon yang biasa tumbuh di pinggir hutan dataran rendah ( yang biasanya sudah mendekati ke arah pantai ).  Wahong adalah sosok tanaman perdu yang jika dilihat sepintas lalu ber wujud sangat semrawut, dengan percabangan yang menjulur kesana kemari serta mempunyai benjolan benjolan yang nampak sangat kentara sekali.

Namun, pada awal tahun 1991 lalu…nama Wahong mulai banyak dikenal. Hal ini tiada lain adalah karena pohon tersebut sangat cocok dibuat bonsai yang mempunyai karakteristik mengagumkan dan indah dipandang.

Seiring dengan semakin terkenalnya pohon Wahong sebagai tanaman bonsai, maka pohon ini di habitatnya sudah sangat berkurang. Para pemburu tanaman hias banyak “mencabutnya” langsung dari alam tanpa memikirkan kelestarian alam sekitarnya. Hal ini tentu sangat berbeda dengan kebiasaan kita sebagai pemburu bonsai yang khusus untuk dikonsumsi sendiri yang dimana kita berburu maka disitu pulalah kita kembali menancapkan potongan atau stekan pohon tersebut agar kembali bisa lestari.

Wahong mempunyai karakteritik batang yang sangat kuat kesan tuanya, apalagi jika kita sempat menemukan pohon yang tumbuh merana dan keropos karena dimakan penggerek batang…sungguh indah dipandang mata.

Di alam wahong bisa tumbuh diatas batu dan menjuntaikan akarnya untuk mencari hara, namun tak sedikit pula akarnya yang menembus permukaan pori pori celah batuan.

Minggu kemarin saya mencoba kembali berburu ke hutan di sebelah selatan kota Tasikmalaya dan hampir mendekati pantai.

Saya mendapatkan sebuah pohon yang kira kira berdiameter batang sekitar 15 Cm, bentuknya sudah semi mengerucut dan ketika saya temukan sudah bergaya Slanting. Tanpa basa basi lagi saya segera menggali tanah disekitar pohon tersebut dan segera membungkusnya dengan karung yang saya bawa.

Alhamdulillah kini pohon tersebut mulai menumbuhkan daun dan nampak sehat, harapan saya semoga pohon ini bisa menjadi pohon yang mempunyai estetika yang tinggi… dengan menyimpan sebuah asa, semoga pohon ini bisa menjadi sebuah bonsai yang mempunyai kelas di kotaku.

Amin

5 responses to “Bonsai Wahong

Subscribe to comments with RSS.

  1. slam kenal.butuh sikas antik2/bahan bonsai.anting putri,kemuning,sancang,ceri,serut,hokian teh,bs di.081397842116.trims.maju trus ppbi

  2. salam kenal buat pecinta bonsai

  3. Ternyata wahong walaupun berdaun lebar, tetap indah juga.
    jgn lupa mampir ke blog saya : http://www.catatanariyosuroso.blogspot.com

    • Mas Ariyo…
      Wahong itu daunnya bisa dijadikan sangat kecil dengan cara stress air. caranya, biarkan tanaman beberapa hari tidak disiram…setelah daun terbawah dan sedikit di tengah telah menguning…siram kembali seperti biasa. Setelah perlakuan itu, biasanya semua daun akan gugur dan siap mengeluarkan tunas kembali dengan hasil..ukuran daun akan semakin mengecil beberpa persen. Tapi perlakuan ini jangan terlalu sering. Lakukan secara bijak.

      Demikian Mas Ariyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: