Tips Menanam Santigi di dataran Tinggi   Leave a comment

Santigi ( Phempis accidula ) adalah sesosok tanaman perdu pantai yang mempunyai karakteristik sebagai bonsai yang sangat baik, tanaman ini tergolong tanaman yang pertumbuhannya sangat lambat. mulai dari biji hingga sampai sebatang rokok harus melalui waktu selama 2 tahun. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang pertumbuhannya tidak begitu terpengaruh oleh subur atau tidaknya media tanam, pada awal pertumbuhan dari biji mungkin kita melihat pertumbuhannya relatif cepat namun setelah satu tahun kemudian pohon ini pertumbuhannya mulai melambat.

santigi jika ditanam pada ketinggian lebih dari 50 mtr dari permukaan laut, pertumbuhannya kurang sempurna dan tidak begitu greget. Biasanya ini dialami karena bonsai tersebut anda beli di tempat yang penjualnya tidak menerangkan habitat santigi dan bagaimana cara pengurusannya. Ada satu tips khusus bagi anda dalam mengurus pohon perdu yang satu ini yang terkenal sangat rewel dan manja dalam pemeliharaannya.

– Belilah santigi langsung dari pemburu

Satu tips ini mudah mudahan bisa membantu dan berfungsi bagi anda.

Belilah santigi ( Phempis Accidula ) yang masih ” hangat” dari pemburu nya dan jangan langsung ditanam di pot, bawalah santigi dalam keadaan aslinya bawaan ketika di ambil dari alam. Setelah anda sampai ke rumah, barulah anda tanam di pot.

buanglah semua daun besar yang ada dan setelah dimasukkan media tanam yang berupa campuran pasir malang dan pupuk kandang ( sebetulnya tanah biasa juga bisa dipakai ), setelah itu siramlah tanaman tersebut hingga air menetes dari bawah lobang pot. Ambillah kantong plastik yang transparan dan seukuran dengan pohon santigi tersebut,  kemudian tutupilah pohon santigi tersebut dengan plastik tersebut. Biarkan hingga beberapa hari…biasanya pada hari ke tujuh sudah muncul tunas baru yang masih kecil…bukalah plastik tersebut selama satu hari satu malam, dan besok paginya segera di tutupi lagi. Seminggu setelah perlakuan tersebut, tunas tadi mulai membesar dan bungkus plastik tersebut di buka kembali selama sehari semalam..lagi lagi besoknya di tutupi lagi dengan plastik tadi.

lakukanlah hal ini sampai santigi anda mempunyai daun yang lumayan banyak, barulah kerudung plastik tersebut di buka untuk selamanya… untuk penyiraman yang baik adalah campurkan air bekas mencuci ikan tongkol, larutan ini mengandung protein dan kalsium yang tinggi.

Selamat mencoba semoga berhasil baik

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: