Grouping   11 comments

Bonsai dengan gaya ini mempunyai filosofi yang begitu mendalam, kekompakan antara seni dan olah pikir serta imajinasi si pembuat sangat berperan besar dalam menghasilkan bonsai dengan gaya ini. Gaya grouping lebih cenderung menonjolkan sebuah keberadaan ekosistem yang unik, gambaran tersebut walaupun ornamennya tidak terlihat (karena ornamennya ada dalam otak yang melihat).

Pembuatan bonsai dengan gaya ini boleh dibilang mudah, tapi jangan dianggap mudah. Susah tapi juga jangan dibuat susah. Konsentrasi dan fokus pada bentuk hutan di alam, layangkanlah pikiran anda agar bisa “menangkap” pesan dari pandangan mata kita. Masuklah dalam dunia khayal kita sejauh mungkin hingga setiap detail bentuk tanahpun usahakan bisa tergambar di dalam benak kita itu.

Penempatan pohon juga sangat mempengaruhi penampilan bonsai dengan gaya ini nantinya, oleh karena itu tanaman harus ditata sedemikian rupa agar tidak saling silang dengan pohon lainnya. Dan dibawah ini saya berikan contoh Grouping yang terkenal senatero jagat, mulai dari awal dia ditemukan sebagai bahan bonsai.

Foto hitam putih diatas adalah pertama kalinya sang maestro bonsai menemukan bakalan cemara yang akan dibuat menjadi bonsai, dan itu terjadi pada tahun 1953.  Pohon itu hidup di pinggiran jalan dengan ketinggian sekitar 4 meter. Sang maestro segera melakukan “action” dengan pohon tersebut. dan hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Pada awalnya sang maestro menanam pohon ini tunggal saja, hasil yang terlihat diatas adalah setelah mengalami training sekitar 7 tahun saja. Foto diatas diambil pada tahun 1960. Namun rupanya sang maestro masih belum puas dengan hasil yang dicapai oleh bonsai tersebut, polesan demi polesan ditumpahkan pada bonsai tersebut hingga 3 tahun kemudian berubah bentuk menjadi seperti gambar dibawah ini.

Namun sang maestro rupanya kurang puas dengan hasil yang seperti itu. dia sudah merasa bosan dengan bentuk atau keberadaan pohon yang hidup solitaire sebagai bonsai, maka inspirasinya berbicara bahwa pohon tersebut lebih baik untuk hidup bersatu dengan yang lainnya. Walhasil seperti gambar dibawah ini.

Foto bonsai diatas diambil sekitar tahun 1968, mulailah di waktu ini sang maestro menetapkan bahwa bonsai tersebut sangat baik jika dibuat menjadi grouping. Dan satu tahun kemudian bonsai tersebut mengalami perubahan dari sang maestro yaitu dahan terbawah di bagian muka di perbanyak daunnya hingga sedikit menutup polosnya cabang utama dari sudut pandang depan (foto seperti dibawah ini)

Pada bagian ini, pohon tersebut mendapat penyuburan dahan dan ranting dibagian bawah untuk membuat penampilan menjadi balance. Foto dibawah ini diambil tahun 1984, lagi lagi bonsai ini mendapat sentuhan yang berbeda. ranting cemara tersebut dibuat agak sedikit mendongak keatas (mungkin lebih mirip bonsai taman )

Barulah pada tahun 2002, bentuk pohon ini telah menjadi mantap adanya menjadi bonsai Grouping yang paling terkenal seantero jagat. Saya yakin, ketika anda melihat bonsai ini, anda akan berdecak kagum. Sesuatu yang indah sekarang telah ada di depan mata anda, adakah keinginan anda untuk membuat yang lebih indah dari bonsai tersebut?

Saya yakin andapun bisa.

Berikut dibawah ini ada sedikit tambahan untuk menambah khasanah perbendaharaan bentuk bonsai grouping untuk anda.

Semoga ada ide yang lebih kreatif dari anda, alangkah lebih baik lagi jika anda para pembaca mempunyai bonsai grouping dan menyumbangkannya untuk saya posting di blog saya, tentu saya akan dengan senang hati menyimpannya disini. Untuk kesempatan itu anda sebutkan nama pohon dan nama anda,setidaknya pembaca yang lain akan memahami dan tahu bahwa Indonesia memiliki segalanya.

Posted April 12, 2010 by nugi234

11 responses to “Grouping

Subscribe to comments with RSS.

  1. terus kembangkan salam dari pengemar bonsai yogya

  2. Kang Nugi…
    1.Idelnya grouping yang lebih ditonjolkan sebagai point of viewnya apa?
    2. Apakah Bambu Nagin/ventricosa ideal juga sebagai bahan grouping??
    3. Penggunaan POT yang ideal seperti apa?
    4. Untuk komposisi nya..penyusunan tanamannya, seperti apa?
    Trims..indra@media Palembang

  3. ulasan mengenai Goshin Master Naka bagus pak Nugi. Salam dari bekasi

  4. baru inget, saya juga pernah menampilan gambar Goshin ini dalam postingan di blog saya (ekplorasi 1969; Naka Sang Legenda). Penampilan dalam fotonya sangat dramatis. Mangga mampir ke blog saya Pak Nugi. Salam dari Bekasi.

  5. Salam kenal,
    Saya tinggal di Cirebon, baru dua bulan jatuh hati sama bonsai…..terakhir sy dapet wahong grouping hasil barter “bonsai” (pendapat temen-temen, bukan bonsai, tapi tanaman taman). Mohon informasi, dimana sy dapetin artikel bonsai yang cukup lengkap? (mohon dibantu).

    • Salam kenal juga Kang Hardi, Bagi komunitas Bonsai…Waktu mulai suka bukanlah masalah, tapi kecintaan anda terhadap Bonsai itulah yang sangat luar biasa. Silahkan anda telusuri semua tulisan di Blog saya ini dan semoga bisa bermanfaat.

  6. luar biasa,, sbuah proses yang sangat lama.. sempurna..

  7. salam kenal kang..
    bonsainya mantep abisssssss
    bagaimana caranya bisa mantep giru mohon beri penjelasan dari mulai awal menyiapkan bahan bonsai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: