Asam   6 comments

Siapa pebonsai yang tidak mengetahui pohon yang satu ini, pastilah dikalangan para pecinta bonsai sudah mengetahui secara tepat bentuk pohon yang menjadi primadona di dunia bonsai. Nama asam jawa hanya merupakan salah satu spesies asam saja dengan nama latin Tamarindus indica. Pohon ini banyak tersebar di seluruh Indonesia dengan tempat tumbuh yang tidak terbatas, bisa tumbuh dimana saja.

Pohon ini mempunyai tajuk yang rapat dengan daun kecil serta batang dan ranting yang super rapat. Keindahannya sebagai bonsai tidak asing lagi di mata para pecinta bonsai. Kokohnya batang dan keindahan kulit batang merupakan daya tarik tersendiri yang dimilikinya. Usia pohon ini boleh dibilang Tua, bahkan ada pohon asam yang berusia 300 tahunan.

Dalam perbanyakannya pohon ini bisa dengan biji ataupun cangkok, untuk melakukan stek pada pohon ini 98% dipastikan gagal. Pohon ini di alam bisa mencapai ketinggian hingga 45 meter atau lebih, dengan perakaran yang mengcengkram erat menjadikan pohon ini baik untuk dibuat menjadi bonsai. Pohon asam akan tumbuh subur dengan baik jika drainase nya lancar, untuk media yang paling baik adalah tanah yang sedikit berkapur dan berpasir. Kondisi ph yang normal akan membantu pemunculan tunas tunas baru yang lebih baik lagi.

Silsilah keluarga Asam ini berasal dari keluarga polong polongan dan genus Tamarind. Kekuatan tumbuhnya patutu diacungi jempol, tidak rewel dalam pengurusannya. Namun yang menjadi biang hancurnya keindahan dalam tanaman ini adalah mudahnya daun terserang hama yang mengakibatkan daun seperti terbakar, untuk menghindarinya anda bisa menggunakan obat obatan kimia agar daun tetap sehat.

Jika pohon ini ditanama dalam pot, maka usahakan lah tanah atau media tanamnya selalu gembur dan subur mengandung banyak hara. Untuk pembentukan batang dan cabang sebaiknya dilakukan ketika umur batang atau cabang masih muda, ini dilakukan mengingat batang dan cabang pohon ini getas dan mudah patah.

Pohon Asam (Tamarindus indica ) bisa dibentuk dengan gaya apapun juga karena sifat dan keadaan tanaman ini di alam pun berbentuk sangat varitif. Banyak pohon ini tumbuh di lereng dengan bentuk kengai maupun han kengai, bisa juga slanting atau informal. Pohon asam yang sudah tua biasanya mempunyai lubang besar, dan pada dunia bonsai lubang ini bisa kita buat dengan melakukan pemahatan pada hasil pangkasang batang atau cabang.

Banyak para pecinta bonsai tanah air yang melakukan eksperimen agar pohon bansai asamnya terlihat tua, salah satunya adalah dengan membuat lubang pada pokok batang utama dengan cara di jin atau bekas luka tersebut dikerok atau dipahat hingga dalam kemudian dibiarkan lapuk.

Selamat berkreasi semoga berhasil baik

Salam

Nugi Nugraha – PPBI Cab Tasikmalaya

Posted Maret 22, 2010 by nugi234

6 responses to “Asam

Subscribe to comments with RSS.

  1. ilike bonzai

  2. waduh kang jadi pingin belajar eum

    • Wujudkan niat Akang untuk jadi pebonsai. Di dunia Bonsai akan banyak yang di dapat oleh Akang, diantaranya :
      – Badan sehat karena olahraga berjalan mencari bahan bonsai di alam.
      – Pikiran akan selalu fresh karena terhibur oleh indahnya bonsai.
      – Akan mendapatkan banyak teman yang ( saya jamin ) pasti akan selalu dekat dengan anda.
      – Jika bonsai anda berkualitas, bukan tidak mungkin anda bisa meraup untung jutaan, puluhan, bahkan ratusan juta rupiah.
      Segera tekuni dunia Bonsai kang, nikmat banget dan yang pasti ga rugi..

  3. Saya juga ada ni pohon asem jawa, tapi belum dibntuk, masih amburadul, blog yg bagus..jadi inspirasi

    • Terima kasih Mas Siwi… Pujian anda terlalu berlebihan Boss, Masih banyak yg lbh bagus dari blog ini. Saya hanya mencoba berbagi ilmu dengan yang lain, semoga saja dengan begitu saya akan bertambah ilmu bonsainya. Mas Siwi, lebih baik…sebelum di bentuk, foto terlebih dahulu bentuk yang amburadul itu…. setelah dibentuk nanti, mas Siwi lihat lagi perbedaan nya, Maka mas Siwi bisa mendapat Inspirasi lebih baik lagi nantinya.
      Salam buat keluarga Mas…
      Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: